FORKESA GENDIS JUARA II PELAKSANAN TERBAIK TINGKAT KECAMATAN KANIGARAN

Forum Keluarahan Siaga Aktif (FORKESSA) “GENDIS” KELURAHAN KEBONSARI KULON merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi

berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat seperti kurang gizi, penyakit menular dan penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB), kejadian bencana, kecelakaan, dan lain-lain, dengan memanfaatkan potensi setempat, secara gotong royong. Pengembangan Kelurahan Siaga mencakup upaya untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat kelurahan, menyiapsiagakan masyarakat menghadapi masalah-masalah kesehatan, memandirikan masyarakat dalam mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat.Inti kegiatan Kelurahan Siaga adalah memberdayakan masyarakat agar mau dan mampu untuk hidup sehat.Kelurahan yang penduduknya dapat mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan dasar yang memberikan pelayanan setiap hari melalui sarana kesehatan yang ada di wilayah tersebut seperti Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu (PUSTU), Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) atau sarana kesehatan lainnya.

FORKESSA ” GENDIS ” Mempunyai VISI dan Misi:

VISI:

FORKESA “ GENDIS ” SIAP BERAKSI MENUJU MASYARAKAT SEHAT DAN SEJAHTERA

 MISI:

  1. Mewujudkan masyarakat berbudaya dan berpelaku hidup sehat serta pola makan bergizi.
  2. Menciptakan lingkungan sekitar sehat, bersih, hijau dan asri untuk menciptakan udara segara bebas dari polusi.
  3. Membangun kerjasama dengan masyarakat untuk mencegah dan mengatasi masalah – masalah kesehatan

Pada Tanggal 14 Desember 2017 FORKESSA “GENDIS” Meraih Juara II dalam Lomba Pelaksana Terbaik FORKESSA Tingkat Kecamatan Kanigaran. Dengan Usungan Progam Inovasi.. PHBS.

 

SOSIALISASI KEARSIPAN KELUARGA BAGI RT/RW

Sosialisasi kearsipan keluarga pada tanggal 15 November 2017 diperuntukkan bagi Ketua RT/RW se wilayah Kelurahan Kebonsari Kulon, Dengan narasumber dari Dinas perpustakaan dan Kearsipan Kota Probolinggo. Sosialisasi ini bertujuan untuk Mengajak seluruh masyarakat mengetahui pentingnya Penyimpanan Arsip di dalam Keluarga.   

Item-item yang dapat diarsipkan:

  • Dokumen acara penting (dokumen kelahiran, pernikahan, kematian)
  • Dokumen keuangan (misalnya: kuitansi, struk)
  • Dokumen hukum (misalnya: sertifikat, akte kelahiran, buku nikah)
  • Korespondensi (misalnya: surat, kartu pos, email)
  • Buku harian
  • Buku dan majalah (pada akhirnya menjadi koleksi perpustakaan pribadi)
  • Rekaman audio (misalnya: kaset, CD)
  • Koleksi hobi (misalnya:  perangko, kartu game)
  • Digital file (misalnya:  disket, foto digital)
  • Foto, slide dan negatif film
  • Film dan rekaman video(VCD, DVD VHS, Beta)
  • Benda kenangan (misalnya: potongan tiket, kartu pos, surat cinta)
  • Kliping berita dan koran
  • Pamflet dan iklan

Kearsipan adalah suatu proses mulai dari penciptaan, penerimaan, pengumpulan, pengaturan, pengendalian, pemeliharaan dan perawatan serta penyimpanan warkat menurut sistem tertentu.
Saat dibutuhkan dapat dengan cepat dan tepat ditemukan. Bila arsip-arsip tersebut tidak bernilai guna lagi, maka harus dimusnahkan.

Membuat arsip keluarga dapat menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Namun demikian, perlu dilakukan pendekatan dengan tujuan dan metodologi yang spesifik. Juga perlu diluangkan waktu dan menyiapkan dananya.

Berikut ini langkah awal  yang dapat dilakukan:

  • Tentukan tujuan

Menentukan tujuan dalam mengelola arsip keluarga akan memudahkan langkah selanjutnya. Bila tujuannya jelas, dapat diputuskan apa yang harus disimpan, apa yang harus dibuang, apa jenis bahan perawatan arsip yang dibutuhkan dan bagaimana tempat penyimpanan arsipnya, semua berbasis pada apa yang ingin dicapai.

Tujuan itu bisa berupa:

  1. Menata dokumen dan barang yang ada di rumah menjadi arsip yang mudah diakses dan dinikmati oleh seluruh anggota keluarga
  2. Mengumpulkan koleksi foto dan kenang-kenangan yang menggambarkan silsilah atau sejarah keluarga
  3. Berbagi arsip dengan anggota keluarga lain
  4. Mewariskan arsip kita kepada anggota keluarga

 

Pemilihan Ketua RT 01 RW 06 Kelurahan Kebonsari Kulon

Hari Selasa tanggal 12 September 2017, warga RT 01 RW  06 Kelurahan Kebonsari Kulon menggelar acara yaitu pemilihan Ketua RT . Acara ini cukup mendapatkan perhatian dari masyarakat setempat mengingat ada lima calon Ketua RT yang mendaftar. Kelima Calon tersebut yaitu Pak Suri, Pak Nasui, Cak Tole, Mas Amin dan Mas Sandi. Proses pemilihan Ketua RT berlangsung mulai pukul 18.00 sampai 20.00 WIB.

Sampai akhir proses penghitungan suara diperoleh hasil suara sebagai berikut Pak Suri 28 suara, Pak Nasui 10 suara, Cak Tole 5 suara, Mas Amin 30 suara dan Mas Sandi 6 suara. Sehingga Mas Amin terpilih sebagai Ketua RT 1 RW 06 Kelurahan Kebonsari Kulon periode Tahun 2017 – 2021. Selanjutnya di akhir proses pemilihan Ketua RT ini, Bapak Lurah Kebonsari Kulon berpesan agar seluruh masyarakat, terutama di lingkungan RT 01 RW 06 untuk mendukung program kerja dari Ketua RT terpilih, agar dapat mewujudkan masyarakat yang aman, kondusif dan partisipatif.

PELATIHAN PROGRAM KOTAKU (Program Kota Tanpa Kumuh))

Bertempat di Aula Kelurahan Kebonsari Kulon, BKM Amanah Kelurahan Kebonsari Kulon mengadakan acara pelatihan yang berlangsung selama dua hari, yaitu dimulai tanggal 14 September sampai 15 September 2017. Salah satu yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah penyusunan rencana penyusunan kebijakan dalam Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Dalam sambutannya, Lurah Kebonsari Kulon mengingatkan kembali pentingnya penyusunan Program KOTAKU agar di Tahun 2019 bisa diwujudkan kawasan tanpa kumuh, terutama di wilayah Kebonsari Kulon yang sudah masuk peta kawasan kumuh. Selain diikuti oleh pengurus BKM Amanah, dalam kegiatan ini juga melibatkan Ketua RW sehingga dapat dihasilkan perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

BANTUAN BERAS BERSUBSIDI

BANTUAN BERAS BERSUBSIDI DI KELURAHAN KEBONSARI KULON PADA HARI JUM’AT  08 SEPTEMBER 2017.

Beras Bersubsidi  bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga miskin dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok dalam bentuk beras dengan mendapatkan cukup pangan dan nutrisi karbohidrat tanpa kendala  sebagai perlindungan social.

Alhamdulillah Pelaksanaan Bantuan Beras Bersubsidi Berjalan lancar dan Aman, Selain di bantu oleh seluruh staff di Kelurahan Kebonsari Kulon ikut serta juga BABINSA dan BABINKAMTIBMAS guna memantau pelaksanaan.   Beras Bersubsidi merupakan Bantuan Beras Yang diberikan Khusus warga yang tidak mampu. Atas Kerjasama BULOG dan TAGANA (Taruna Siaga Bencana ) Kota Probolinggo sebanyak 482 Warga Kurang Mampu di Kelurahan Kebonsari Kulon masing -masing Mendapatkan Bantuan Beras Bersubsidi sebanyak 10 Kg seharga Rp. 16.000.

JUARA 3 LOMBA CIPTA MENU NON BERAS SARAPAN PAGI

LOMBA CIPTA MENU DALAM RANGKA KEGIATAN SEMIPRO 2017

Alhamdulillah TP.PKK Kelurahan Kebonsari Kulon Meraih Juara III  Menu Pagi Lomba Cipta Menu Non Beras. Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Probolinggo dan Hari Kemerdekaan RI bertempat  di  Alun- Alun  Kota Probolinggo dilaksanakan Lomba Cipta Menu Jajanan Kreatif Berbasis Pangan Lokal Non Beras Non Terigu, pada tanggal 28 Agustus 2017, dari jam 07.00-11.00 wib. Dengan diikuti para peserta semua Ketua TP. PKK dan Kader PKK se Kota Probolinggo.
Jajanan kreatif yang dilombakan adalah kudapan, camilan dan minuman dengan bahan dasar pangan lokal, yang merupakan hasil ciptaan sendiri atau modifikasi dari menu yang sudah pernah ada, termasuk menyampaikan informasi kandungan gizi dan harga dari masing-masing menu kudapan yang ditampilkan.   TP.PKK Kelurahan Kebonsari Kulon  beserta para ibu-ibu kader menampilkan menu kudapan pagi  “ROLADE KOBRA” yang terdiri dari : Kentang, Brokoli, Daging Ikan, Kacang merah dan Bayam Merah.